BIAS ASA
Bagiku kau ibarat teratai cantik di atas telaga
syairmu menyimpan embun segarkan dahaga
Beningkan cermin gelap, pekat penuh jelaga
Datangnya dalam mimpi, antara tidur dan jaga
.
Antara ilusi dan nyata, antara ada dan tiada
Di alam kayangan, dunianya Bathara Narada
Kau terasa dalam dada, itupun lewat sabda
Salahkah jika kutanya dimana kau berada?
.
Mungkin inilah yang dinamakan nestapa
Tidak terhitung, betapa banyaknya derita
Ruang hati begitu gelisah, penuh dukacita
Hanya sebatas mimpi saling bertegur sapa
.
Ku tak malu meski kau bilang aku pengemis
Sebab inginku bertemu, susah untuk kutepis
Hanya kau yang mampu menghapus gerimis
Pada hasrat dan rindu yang tak pernah menipis
.
Aku tak mengenal kata dan istilah percuma
Kuharap wujudmu akan datang menjelma
Bagaikan lirik lagu, lengkap denting irama
Laksana langit indah terhias bulan purnama
Post a Comment for "BIAS ASA"